*** BEST SOUND SYSTEM JAKARTA, Jl. Asembaris Raya F. Barat no.40A Kebonbaru Tebet, Jakarta Selatan (12830) Telp: 62.021.83705116 ***

Sabtu, 08 Juni 2013

TAMAN JANTUNG KOTA JAKARTA

Hari Minggu atau hari libur adalah hari yang paling rame dan paling banyak jumlah pengunjungnya di Taman ini. Para wisatawan dari dalam kota sendiri maupun dari luar kota, tumplek di sini. Sebuah hutan kota yang dirancang menjadi sebuah taman yang indah dengan berbagai pohon yang rimbun dan asri didalamnya. Tempat yang murah meriah untuk kita berwisata bersama keluarga, atau untuk sekedar melepaskan kepenatan dan keruwetan dari kemacetan kota Metropolitan. 
Taman seluas 80 hektar ini dilengkapi pula dengan tempat berolahraga: jogging. Ada track dengan batu-batuan yang cukup tajam untuk pijat refleksi gratis, ada kawanan rusa yang sengaja didatangkan dari Istana Bogor, ada air mancur yang bisa menari mengikuti alunan lagu diwaktu malam hari pada akhir pekan disertai pertunjukan laser berwarna-warninya. Ada Monumen Nasional dimana kita bisa menikmati pemandangan kota dari ketinggian 115 meter dari permukaan tanah. Ada pula museum di kedalaman 3 meter di bawah permukaan tanah dimana kita bisa jadi tahu sejarah nenek moyang bangsa ini. 


Taman yang asri ini pernah mengalami lima kali penggantian nama yaitu dari Lapangan Gambir, Lapangan Ikada, Lapangan Merdeka, Lapangan Monas dan sekarang bernama Taman Monas. Letaknya di Jakarta Pusat di kawasan Medan Merdeka, klik di sini untuk melihat petanya. 
Kalau dari rumahku yang di bilangan Kramat Pulo-Senen, Jakarta Pusat, menuju ke Taman ini hanya ditempuh dengan jalan kaki. Menyusuri jalan Kramat Raya, belok ke kiri masuk jalan Kramat 2, lalu belok ke kanan dari Masjid Kwitang (Al Riyadh) ke jalan Kembang Raya dan tiba di jalan besar Kwitang Raya, dari sini Tugu Monas sudah terlihat puncak apinya. Terus bergerak melewati Tugu Tani belok kanan ke jalan Moh. Ichwan Ridwan Rais. Lalu nyebrang ke kolong rel kereta api Stasiun Gambir menuju jalan Medan Merdeka Selatan tibalah di lokasi, Taman Monumen Nasional yang biasa disingkat Taman Monas. Masuklah ke dalam Taman ini, tidak bayar lho… alias gratis. Mungkin ini pula salah satu alasan yang menjadikan taman ini selalu ramai dikunjungi para wisatawan. 
Buat sodara yang datang dari tempat lain, bisa menggunakan KRL Express Jabodetabek yang bisa berhenti di Stasiun Gambir. KRL lain tidak berhenti di Stasiun Gambir, silakan sodara berhenti di stasiun yang terdekat yakni stasiun Juanda atau Gondangdia. Kalau dari Blok M, naik PPD P42 tujuan Senen. Dari Kampung Rambutan naik aja PPD PAC79 jurusan Kota. Dari Slipi bisa naik P77. Tapi, daripada bingung-bingung mendingan naik aja Bus Trans Jakarta yang haltenya juga terdapat di sekitar Taman itu. Kalau sodara membawa kendaraan pribadi, tersedia lapangan parkir khusus IRTI, atau di parkiran Stasiun Gambir. 

Kalau diperhatikan Taman Monas itu terbagi dalam empat taman sesuai arah mata angin: 
1. Taman Medan Merdeka Utara. Disini terdapat pintu masuk ke terowongan bawah tanah yang akan membawa pengunjung ke Tugu Monas. Patung Pangeran Diponegoro tengah menunggang kuda dan patung dada pujangga Indonesia Chairil Anwar juga terletak di taman ini.

2. Taman Medan Merdeka Timur. Disini Stasiun Gambir berada. Kolam pantul dan patung Kartini sumbangan pemerintah Jepang yang semula terletak di depan Taman Suropati, Menteng, kini terletak di taman ini.

3. Taman Medan Merdeka Selatan. Sebuah patung pembawa bendera bernuansa nasionalistik ada disini. Di sudut tenggara terdapat kandang rusa tutul. Di dalam taman ini terdapat pohon langka dan unik yang menjadi simbol yang mewakili 33 Provinsi di Indonesia. Lapangan parkir IRTI, kedai cinderamata dan warung makan untuk pengunjung Monas juga terletak di kawasan ini.
 

4. Taman Medan Merdeka Barat. Disini terdapat air mancur yang bisa menari sesuai iringan musik, atraksi ini digelar tiap malam akhir pekan. 


Nah…, buat sodara yang mengaku orang Jakarta atau yang mengaku pernah ke Jakarta, “harus” alias “wajib” nengok ke Taman Monas ini, kalo belum….. , itu seh…. Sama dengan boong.


Oh ya, hampir lupa, jangan heran apabila sodara pas berkunjung ke Taman Monas dan disana sedang berjubel-jubelnya orang, karena selain daripada dipakai untuk kegiatan olahraga dan santai-santai, juga terkadang digunakan untuk acara-acara yang bersifat nasional, konser, pameran dan lain-lain, baik itu siang hari ataupun malam hari. Sekedar catatan, kami pernah masang peralatan penerjemah di Taman Monas ini yaitu waktu acara HUT Bhayangkara ke-62 tahun 2008 dan Pameran 1 Abad Kebangkitan Perempuan Indonesia tahun 2008 yang diresmikan oleh ibu Negara, Ibu Ani Bambang Yudhoyono, ini contoh pemasangan outdoor alias di luar ruangan. Dan alhamdulillah di luar ruangan pun alat-alat kami berfungsi dengan baik.

Ini foto-foto waktu HUT Bhayangkara

Ini foto-foto waktu Pameran 1 Abad Kebangkitan Perempuan Indonesia 2008

Tidak ada komentar:

Posting Komentar