*** BEST SOUND SYSTEM JAKARTA, Jl. Asembaris Raya F. Barat no.40A Kebonbaru Tebet, Jakarta Selatan (12830) Telp: 62.021.83705116 ***

Rabu, 07 Mei 2014

BERNOSTALGIA DI MUSEUM (10)


Jakarta Timur, memiliki 2 kompleks museum yang terkenal yakni: Monumen Pahlawan Revolusi dan Taman Mini Indonesia Indah.

MONUMEN PAHLAWAN REVOLUSI

Monumen Pahlawan Revolusi, berlokasi di Jl. Raya Pondok Gede, Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Di sebelah utara dari markas besar Tentara Nasional Indonesia, Cilangkap, sebelah selatan dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, sedangkan sebelah barat dari Pasar Pondok Gede, dan sebelah timur dari Taman Mini Indonesia Indah.

Monumen Pancasila Sakti, terletak di Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur. Di sebelah utara dari markas besar Tentara Nasional Indonesia, Cilangkap, sebelah selatan dari Bandar Udara Halim Perdanakusuma, sebelah barat dari Pasar Pondok Gede, dan sebelah timur dari Taman Mini Indonesia Indah.
Monumen ini dibangun atas gagasan Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto. Dibangun di atas tanah seluas 14,6 hektare. Monumen ini dibangun dengan tujuan mengingat perjuangan para Pahlawan Revolusi yang berjuang mempertahankan ideologi negara Republik Indonesia, Pancasila dari ancaman ideologi komunis.

Tujuh pahlawan revolusi tersebut adalah:
  • Panglima Angkatan Darat Letjen TNI Ahmad Yani
  • Mayjen TNI R. Suprapto
  • Mayjen TNI M.T. Haryono
  • Mayjen TNI Siswondo Parman
  • Brigjen TNI DI Panjaitan
  • Brigjen TNI Sutoyo Siswomiharjo
  • Kapten CZI Pierre Andreas Tendean
Di dalam kompleks monumen ini berdiri beberapa tempat yang bersejarah yakni: Museum Pengkhianatan PKI (Komunis), Sumur Maut, Rumah Penyiksaan, Pos Komando, Dapur Umum dan Museum Paseban.

Museum Pengkhianatan PKI (Komunis)


Museum yang mengkoleksi foto-foto dan diorama yang menceritakan pemberontakan-pemberontakan PKI yang bertujuan menggantikan dasar negara Pancasila dengan komunis yang bertentangan dengan Pancasila, pemberontakan G 30 S/PKI lengkap dengan pengangkatan Jenazah 7 Pahlawan revolusi.

Sumur Maut

Sumur Tua yang berdiameter 75 cm dan dalamnya 12 m, adalah tempat dikuburkannya 7 Pahlawan Revolusi. Karena letak sumur tua ini di daerah Lubang Buaya, dekat lapangan terbang Halim Perdanakusumah, maka sumur tua inipun dikenal dengan Lubang Buaya.

Rumah Penyiksaan


Rumah Penyiksaan adalah tempat para Pahlawan Revolusi disiksa untuk menandatangani surat pernyataan untuk mendukung komunisme Indonesia, mereka disiksa sebelum akhirnya dibunuh, ditempat ini ditampilkan diorama penyiksaan 7 pahlawan Revolusi beserta kisah dimulainya Pemberontakan PKI, dahulu tempat ini merupakan sebuah sekolah rakyat (sekarang SD) dan dialih fungsikan oleh PKI sebagai tempat penyiksaan kejam Pahlawan Revolusi.

Pos Komando


Tempat ini adalah milik seorang penduduk RW 02 Lubang Buaya bernama Haji Sueb. Tempat ini dipakai oleh pimpinan G/30S/PKI yaitu Letkol Untung dalam rangka perencanaan Penculikan terhadap 7 Pahlawan Revolusi, di dalamnya masih ada barang-barang asli yang menjadi saksi bisu kekejaman PKI seperti: 3 buah Petromaks, Mesin Jahit dan Lemari Kaca.

Dapur Umum


Tempat ini sebenarnya sebuah rumah yang dialihfungsikan oleh PKI sebagai dapur umum, rumah yang statusnya milik Ibu Amroh seorang penjual pakaian keliling. ini dipakai sebagai tempat sarana konsumsi G30S/PKI.

Museum Paseban


Museum Paseban yang terletak di Kompleks Monumen Pahlawan Revolusi ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 1 Oktober 1981 bertepatan dengan Dwi Windu Hari Kesaktian Pancasila, di dalam ruangan ini terdapat beberapa diorama sebagai berikut:
  • Rapat-Rapat Persiapan Pemberontakan (September 1965)
  • Latihan sukarelawan di Lubang Buaya (5 Juli-30 September 1965)
  • Penculikan Letnan Jenderal TNI Ahmad Yani (1 Oktober 1965)
  • Penganiayaan di Lubang Buaya (1 Oktober 1965)
  • Pengamanan Lanuma Halim Perdanakusuma (2 Oktober 1965)
  • Pengangkatan Jenazah Pahlawan Revolusi (4 Oktober 1965)
  • Proses lahirnya Supersemar (11 Maret 1966)
  • Pelantikan Jenderal Soeharto sebagai Presiden (12 Maret 1967)
  • Tindak Lanjut Pelarangan PKI (26 Juni 1982)
Selain itu ada pula Ruang Relik yang merupakan tempat dipamerkannya barang-barang, terutama pakaian yang mereka kenakan ketika mereka diculik, disiksa, sampai akhirnya dibunuh, berikut dengan hasil visum dari dokter. Selain itu terdapat pula Aqualung sebuah alat bantu pernapasan yang digunakan untuk mengangkat jenazah 7 Pahlawan Revolusi dari dalam sumur tua.
Ruang Teater yang memutar rekaman bersejarah pengangkatan jenazah Pahlawan Revolusi, Pemakaman ke Taman Makam Pahlawan Kalibata, dan lain-lain, masa putar rekaman ini kurang lebih 30 menit.
Dan terdapat Ruang pameran Foto yang menyajikan foto-foto pengangkatan Jenazah Pahlawan Revolusi dan pemakamannya diTaman Makam Pahlawan Kalibata.
Untuk mencapai museum ini dengan Transjakarta, gunakan koridor 9 turun di shelter akhir Pinang Ranti. Lalu, dilanjutkan dengan menggunakan angkot ke arah Pondok Gede (ada banyak sekali pilihannya).
- Tiket masuk hanya Rp 2500.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar